Jonatan Christie Mundur dari Indonesia Masters 2026

By On Januari 21, 2026

sekilasdunia.com - Jonatan Christie mundur dari Indonesia Masters 2026. Pebulu tangkis Indonesia itu mengaku bukan keputusan yang mudah untuk mundur di rumah sendiri.

Sebelumnya, Jonatan main hingga babak final India Open dan semifinal Malaysia Open. Jonatan mengaku ingin istirahat usai menjalani dua turnamen dengan intensitas tinggi.

"Keputusan yang sangat berat untuk diambil karena bagaimanapun juga bermain di rumah sendiri adalah sebuah kebanggaan. Bisa ditonton keluarga dan fans secara langsung," kata Jonatan di akun PBSI.

“Tapi kembali lagi saya tetap harus mendengarkan tubuh dan pikiran saya yang memang sudah dipakai maksimal dalam dua minggu ke belakang. Istirahat menjadi pilihan utama sekarang daripada memaksa melebihi kapasitas yang berisiko cedera," tambahnya.

Jonatan Christie pernah jadi kampiun di Indonesia Masters 2023. Di babak final, Jonatan berhasil kalahkan rekan senegaranya yakni Chico Aura 21-15 dan 21-13.

Senegal Juara Piala Afrika 2025 Dalam Drama Memalukan Usai Menang Dramatis 1 - 0 Lawan Maroko Di Final

By On Januari 20, 2026

 


sekilasdunia.com - Final Piala Afrika (AFCON) 2025 antara Maroko dan Senegal akan dikenang bukan hanya kerana kemenangan Singa Teranga , tetapi kerana drama memalukan yang menodai puncak pertandingan sepak bola tertinggi di dunia tersebut.

Senegal berjaya keluar sebagai juara selepas Pape Gueye mencetak gol di babak perpanjangan waktu untuk memastikan kemenangan 1-0. Walau bagaimanapun, laga ini diwarnai insiden "mogok main" selama 14 menit, kegagalan penalti Brahim Diaz, dan kerusuhan penyokong yang menghalang aparat keamanan turun tangan.

Kekacauan bermula pada masa injury time babak kedua ketika skor masih kacamata 0-0. Wasit Jean-Jacques Ndala, setelah meninjau VAR, memberikan hadiah penalti kepada Maroko akibat pelanggaran El Hadji Malick Diouf terhadap Brahim Diaz di kotak terlarang.

Keputusan yang dinilai sah oleh banyak pengamat ini justru ditanggapi dengan reaksi ekstrem oleh kubu Senegal. Pelatih Kepala Senegal, Pape Thiaw , terlihat menginstruksikan para pemainnya untuk meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes.

Laga terhenti total selama kurang lebih 14 minit. Di tengah situasi yang memanas, bintang Senegal Sadio Mane muncul sebagai juru selamat sportivitas. Ia masuk ke ruang ganti/lorong pemain untuk membujuk rekan-rekannya agar bersedia kembali ke lapangan dan melanjutkan pertandingan.

Jeda panjang dan intimidasi psikologi tersebut terbukti membawa maut bagi Maroko. Brahim Diaz, yang harus menunggu belasan menit dengan tekanan mental luar biasa, maju sebagai eksekutor.

Bintang Real Madrid itu mencuba melakukan teknik Panenka , namun eksekusinya lemah dan mudah dibaca oleh kiper Edouard Mendy—yang sebelumnya juga menggunakan kartu kuning kerana merosakkan titik putih penalti. Kegagalan ini menjadi titik balik mental bagi Senegal yang kemudian memenangi kemenangan di babak tambahan.

Pelatih Maroko, Walid Regragui, tak boleh melindungi kemarahannya usai laga. Ia mengecam keras tingkah laku Pape Thiaw yang dianggap tidak mencerminkan sikap seorang juara.

"Saya fikir banyak masa yang terbuang sebelum Brahim mengambil penalti. Itu terlalu lama dan itu memengaruhi konsentrasinya. Pertandingan yang kami jalani ini akan melibatkan Afrika," ujar Regragui tegas.

"Ketika pelatih meminta pemain keluar lapangan... sikap elegan tetap harus dijaga, baik saat menang maupun kalah. Kini ia (Thiaw) berstatus juara Afrika dan bebas bicara apa pun, tetapi faktanya pertandingan berlangsung lebih dari 10 menit," tambahnya.

Ketegangan di lapangan merembes ke tribun penonton. Kelompok penyokong Senegal, Gainde , mencatatkan melompati pembatas dan mencuba masuk ke lapangan, boleh digunakan oleh petugas keamanan. Polisi antihuru-hara terpaksa membentuk barikade untuk melindungi ofisial dan pemain.

Laporan dari ESPN bahkan menyatakan bahawa berlakunya juga di kawasan media, di mana sejumlah jurnalis dikabarkan terlibat perkelahian fizikal.

Walaupun diwarnai noda hitam sportivitas, sejarah tetap mencatatkan Senegal sebagai juara Piala Afrika 2025, gelar kedua mereka dalam lima tahun terakhir.

 Citilink Kurangi Jatah Bagasi Penumpang Mulai 1 Maret 2026

By On Januari 20, 2026

sekilasdunia.com - Citilink, anak usaha budget airline dari Garuda Indonesia akan memangkas jatah bagasi menjadi 10-15 kilo (dari sebelumnya 15-20 kg) efektif 1 Maret 2026 mendatang.

Perubahan ini akan diimplementasikan pada seluruh rute domestik Citilink yang menggunakan pesawat Airbus A320-200 maupun A320neo yang merupakan hampir semua pesawat yang dioperasikan oleh Citilink berdasarkan data public expose Garuda Indonesia.

Citilink sendiri sudah mengumumkan perubahan ini di website Citilink dan Instagram-nya dan akan efektif pada 1 Maret 2026 sesuai dengan informasi yang mereka tulis.

Berikut adalah detail pemangkasan jatah bagasi Citilink di rute domestik Airbus A320:

1. Ketentuan bagasi rute domestik Citilink:

2.Ketentuan bagasi diatas berlaku untuk pembelian tiket Date of Issued (DoI) mulai per-tanggal: 1 Maret 2026 – UFN untuk seluruh rute domestik A320.

3. Ketentuan bagasi tipe pesawat ATR (direct maupun connecting) serta rute international (direct maupun connecting) tidak terdapat perubahan, info detailnya bisa Anda baca di sini.

4. Bagi penumpang dengan Member LinkMiles dapat mendapatkan total bagasi sebesar 15kg (10kg bagasi tercatat + 5kg ekstra bagasi) dengan melakukan pembelian tiket melalui direct channel Citilink member meliputi website citilink atau mobile apps Citilink.

5. Penambahan bagasi tercatat 5 kg bisa didapatkan dengan cara sebagai berikut:

Penumpang sudah terdaftar sebagai member LinkMiles dan bagi penumpang yang belum menjadi member bisa melakukan pendaftaran melalui link berikut citilink.co.id dengan pilih ikon ”Profil”, lalu ”Daftar Member”.

Penumpang bisa melakukan pembelian dengan cara log-in member LinkMiles pada channel Mobile Apps Citilink atau website citilink.co.id.

Setelah log-in berhasil maka penumpang bisa langsung melakukan pembelian tiket Citilink sesuai yang diinginkan.

Penambahan bagasi 5 kg akan didapatkan secara otomatis setelah penumpang melakukan pembayaran tiket.

Penambahan bagasi 5 kg akan ter-apply per penumpang untuk setiap rute domestik.

6. Penumpang yang melakukan pembelian tiket (date of issued) di semua channel pembelian tiket Citilink sebelum tanggal 1 Maret 2026 akan tetap mendapatkan allowance bagasi sesuai ketentuan sebelumnya.

7. Apabila penumpang melakukan perubahan jadwal (reschedule) maka ketentuannya adalah sebagai berikut:

Penumpang yang telah melakukan pembelian tiket sebelum tanggal 1 Maret 2026 dan melakukan perubahan jadwal (reschedule) namun berubah secara total allowance maka penumpang tetap mendapatkan allowance bagasi sebelum tanggal berlakunya penyesuaian bagasi.

Contoh: penumpang telah mendapatkan allowance bagasi 15kg, lalu penumpang melakukan perubahan jadwal setelah tanggal 1 Maret 2026 dimana terdapat ketentuan allowance yang baru, maka penumpang tetap berhak atas allowance bagasi 15kg.

8. Apabila terjadi perpindahan tipe pesawat dari A320 ke ATR atau sebaliknya, maka allowance bagasi tercatat tetap mengikuti allowance diawal pembelian tiket.

9. Citilink berhak mengubah syarat dan ketentuan sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Dengan perubahan ini, efektif 1 Maret 2026 mendatang semua tiket Citilink yang Anda pesan akan memiliki jatah bagasi yang lebih sedikit jika Anda terbang domestik di pesawat Airbus A320 mereka yang mewakiliki 93,5% dari total fleet maskapai low-budget ini.

Pesawat ATR 42-500 PK-THT Hilang Kontak Di Maros, Ini Daftar Awak Dan Penumpang

By On Januari 18, 2026

 


sekilasdunia.com - Manifes penerbangan ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT milik Indonesia Air Transport mencatat delapan awak dan tiga penumpang dari pihak penyewa. Fokus pencarian kini tertuju pada koordinat terakhir di Maros.

Data resmi menunjukkan pesawat diawaki oleh delapan personel, termasuk jajaran kapten pilot dan teknisi. Sementara itu, terdapat tiga penumpang dari pihak penyewa yang turut dalam penerbangan dinas tersebut. Hingga Sabtu (17/1/2026) sore, nasib seluruh kru dan penumpang masih belum diketahui seiring operasi penyisiran di kawasan karst Leang-leang yang terus berlangsung.

Manifes mencatat adanya dua kapten dan satu first officer, serta dua teknisi (engineer on board). Hal ini mengindikasikan standar operasional prosedur yang tinggi untuk misi kedinasan jarak jauh, mengingat pesawat ini dirancang untuk performa maksimal di wilayah dengan tantangan geografis seperti Sulawesi Selatan.

Berikut adalah daftar personel yang berada dalam penerbangan tersebut:

Kru Pesawat

1. Capt Andy Dahananto (Pilot in Command)

2. FO Yudha Mahardika (Second in Command)

3. Capt Sukardi (Additional Captain)

4. Hariadi (Flight Operation Officer)

5. Franky D Tanamal (Engineer on Board)

6. Junaidi (Engineer on Board)

7. Florencia Lolita (Flight Attendant)

8. Esther Aprilita (Flight Attendant)

Penumpang (pihak penyewa)

1. Deden

2. Ferry

3. Yoga

Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menegaskan, fokus utama otoritas saat ini adalah menemukan titik koordinat pasti guna memulai proses evakuasi. "Kami membenarkan adanya insiden ini. Seluruh orang di dalam pesawat adalah kru dan penumpang dari pihak penyewa (KKP)," ujarnya di Jakarta.

 Janice Tjen Juara Ganda Di Hobart International 2026

By On Januari 18, 2026

sekilasdunia.com - Petenis Indonesia, Janice Tjen, sukses mencetak prestasi besar setelah merebut gelar juara Hobart International 2026 bersama Katarzyna Piter. Duet Indonesia-Polandia tersebut tampil dominan saat menumbangkan pasangan Belgia-Ceko, Magali Kempen/Anna Siskova, di partai final.

Final Hobart International 2026 berlangsung di Hobart, Australia, Sabtu (17/1/2026) siang WIB. Janice dan Piter mengunci kemenangan dua set langsung dengan skor identik 6-2, 6-2.

Sejak awal pertandingan, Janice/Piter langsung mengambil kendali permainan. Kombinasi solid di area net dan servis presisi membuat Kempen/Siskova kesulitan mengembangkan permainan.

Dominasi tersebut terlihat jelas pada set pertama. Janice/Piter terus menekan lewat servis efektif dan pukulan agresif, sehingga set pembuka berhasil diamankan dengan skor 6-2.

Memasuki set kedua, situasi tidak banyak berubah. Duet Indonesia-Polandia tetap menjaga tempo permainan dan konsisten memanfaatkan celah lawan.

Kempen/Siskova mencoba bangkit, namun kesulitan menemukan ritme. Janice/Piter kembali tampil stabil dan menutup set kedua dengan skor 6-2.

 Erick Thohir Resmi Perkenalkan John Herdman Sebagai Pelatih Timnas Indonesia

By On Januari 15, 2026

sekilasdunia.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih baru Tim Nasional Indonesia. 

Pengumuman tersebut dilakukan dalam acara resmi yang digelar di Hotel Mulia Senayan, Jakarta pada Selasa, 13 Januari 2026. Perkenalan ini menandai dimulainya era baru kepelatihan Timnas Merah Putih.

Kehadiran John Herdman diharapkan mampu membawa perubahan positif dan meningkatkan daya saing Timnas Indonesia di level regional maupun internasional.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, juga menyampaikan sambutan hangatnya kepada John Herdman. 

"Selamat bergabung di Timnas Indonesia, Coach John Herdman," tulis Ketua Umum PSSI Erick Thohir seperti dikutip dari akun Instagram resminya.

Ia berharap pelatih asal Inggris itu cepat beradaptasi, menikmati atmosfer sepak bola tanah air, dan memberikan yang terbaik untuk Timnas Indonesia.

"Mari berjuang untuk membanggakan Indonesia!," lanjutnya.

John Herdman dikenal sebagai pelatih berpengalaman di level internasional. Namanya mencuat setelah sukses menangani tim nasional Kanada, baik di sektor putri maupun putra.

Di bawah kepemimpinannya, Kanada mencatat sejumlah prestasi penting, termasuk tampil kompetitif di ajang internasional.

Pengalaman Herdman dalam membangun tim dari fondasi yang kuat menjadi salah satu alasan utama PSSI menunjuknya sebagai nahkoda baru Timnas Indonesia.

Target dan Tantangan Bersama Timnas Indonesia

Sebagai pelatih baru, John Herdman akan menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari:

Meningkatkan konsistensi permainan Timnas

Memperkuat mental bertanding pemain

Menyiapkan tim menghadapi agenda internasional ke depan

PSSI menaruh harapan besar agar Herdman mampu membawa Timnas Indonesia tampil lebih kompetitif dan meraih prestasi yang membanggakan.

Penunjukan John Herdman menjadi bagian dari langkah strategis PSSI dalam membenahi sistem pembinaan dan prestasi Timnas. Dengan dukungan federasi, pemain, dan suporter, PSSI optimistis era kepelatihan baru ini dapat membawa angin segar bagi sepak bola Indonesia.

Alumni Akpol 2000 Gelar Reuni Perak Di Semarang

By On Januari 15, 2026

 


sekilasdunia.com - Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2000 menggelar reuni yang ke-25 tahun. Reuni perak ini menjadi momentum para bhayangkara alumni Akpol 2000 untuk memperkuat persaudaraan dan pengabdian serta bakti kepada negeri.

Ketua Angkatan (Ketua Batalyon) Sanika Satyawada dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas perjalanan panjang yang telah terlewati.

"Perjalanan 25 tahun ini membuktikan bahwa upaya tidak akan mengkhianati hasil. Namun, semua pencapaian ini tidak lepas dari doa dan kasih sayang orang tua, serta kesabaran istri dan anak-anak yang setia mendampingi dalam setiap penugasan," ujar Ketua Paguyuban Akpol 2000 Kombes Budi Hermanto.

Kombes Budi Hermanto menyampaikan apresiasi kepada pimpinan Akpol dan para pengasuh yang telah membimbing mereka hingga berada di titik saat ini. Saat ini, Batalyon Sanika Satyawada tercatat memiliki 324 alumni, yang mana tiga di antaranya telah berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen), 291 Komisaris Besar (Kombes), dan 31 AKBP.

Digelar di Kompleks Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Selasa (13/1/2026), keluarga besar Alumni Akpol Angkatan 2000, Batalyon Sanika Satyawada, menggelar perayaan reuni perak 25 tahun pengabdian. Dengan tajuk 'Bersama untuk Negeri', reuni ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga menjadi simbol kokohnya persaudaraan bhayangkara yang telah ditempa waktu selama seperempat abad.

Reuni Perak ini tidak hanya diisi dengan kegiatan seremoni. Sebagai bentuk syukur dan bakti almamater, Sanika Satyawada menggelar rangkaian kegiatan sosial, di antaranya bakti Kemanusiaan untuk korban bencana di Sumatra, bakti Kesehatan bagi masyarakat, hingga doa bersama dan pemberian santunan bagi anak yatim.

"Kita tidak sedang berjalan cepat untuk sampai sendiri, tetapi kita ingin berjalan jauh bersama-sama. Reuni ini adalah pengingat bahwa semangat juang kita tidak pernah padam sejak pertama kali kita berdiri tegap di lapangan upacara ini," imbuh Budi Hermanto.

Rangkaian acara diawali dengan momen menyentuh saat seluruh hadirin menundukkan kepala sejenak. Doa dipanjatkan untuk para korban bencana alam yang tengah melanda wilayah Sumatra, serta penghormatan bagi rekan sejawat dan para pengasuh yang telah berpulang mendahului.

Hadir dalam acara tersebut Gubernur Akpol Irjen Pol Midi Sismoko, Wakil Gubernur Akpol Brigjen Pol Taslim, serta sejumlah tokoh senior kepolisian seperti Komjen Pol (Purn) Drs. Gories Mere, dan jajaran perwira tinggi lainnya. Turut hadir juga Ketua Reuni Perak Akpol 2000 Kombes Pol Edi Sitepu dan panitia serta para alumni Akpol 2000.

Gubernur Akpol, Irjen Pol Midi Sismoko, menyambut hangat kembalinya para alumni ke Bumi Sekipan. Momentum ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh anggota Sanika Satyawada untuk terus memberikan pengabdian terbaik sebagai Bhayangkara pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Acara ditutup dengan sesi ramah tamah dan foto bersama, memperkuat komitmen bahwa meskipun tugas membawa mereka ke berbagai penjuru nusantara, nilai-nilai Sanika Satyawada akan tetap menjadi pengikat yang takkan lekang oleh waktu.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *