HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Cari Blog Ini

 Persib Bandung Rebut Kembali Pimpinan Klasmen Super League Usai Hajar Bhayangkara FC 4 – 2

By On Mei 04, 2026

sekilasdunia.com - Persib Bandung berhasil comeback usai menang 4-2 atas tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke 30 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis (30/4/2026) malam.

Persib tertinggal lebih dulu oleh Bhayangkara FC lewat gol Bernard Henry Doumba pada menit 6 dan gol Moussa Sidibe pada menit 26.

Namun, pada babak kedua Maung Bandung berbalik unggul dengan menyarangkan empat gol, masing-masing dicetak Federico Barba menit 45+2, Berguinho menit 49, Beckham Putra Nugraha menit 60, dan Adam Alis menit 89.

Kemenangan ini membuat Persib kembali ke puncak klasemen sementara BRI Super League musim ini dengan poin 69 dalam 30 laga yang sudah dilalui.

Rasa lega menghinggapi tim berjuluk Maung Bandung ini, sebab asa untuk mewujudkan juara hattrick kembali terbuka. Tim besutan Bojan Hodak ini tinggal menyapu bersih kemenangan dalam empat laga terakhir, yakni lawan PSIM Yogyakarta, Persija Jakarta, PSM Makassar, dan Persijap Jepara.

Pelatih Persib Bojan Hodak mengaku pasukannya sempat memulai pertandingan dengan cara yang salah, sehingga tim tuan rumah mampu menggetarkan gawang Teja Paku Alam dua kali pada babak pertama, di mana tim lawan banyak diberi ruang untuk melakukan serangan balik.

“Kami baru mulai bermain setelah lawan mencetak gol. Jadi usai tertinggal 2-0, baru kami mulai bermain. Menciptakan tiga, empat peluang babak pertama, tapi hanya mencetak satu gol. Baru di babak kedua, saya pikir pertandingan berjalan satu arah,” jelas Bojan Hodak selepas pertandingan.

“Saya tidak melihat mereka mempunyai peluang apa-apa kecuali gol yang dianulir itu. Jadi secara keseluruhan bagus, tiga poin, dan kami bisa fokus pada pertandingan berikutnya,” lanjut Bojan Hodak.

Dengan kemenangan tandang ini, Bojan Hodak menegaskan optimistis jika Persib akan meraih hattrick juara. Ia pun berharap pada empat sisa laga musim ini, bisa dilalui dengan maksimal oleh para pemainnya. “Saya selalu merasa optimis sepanjang hidup saya,” ucap Bojan.

Terkait ditariknya Beckham Putra usai cetak gol, pelatih Persib asal Kroasia ini menyatakan bahwa pemain yang akrab disapa Etam itu memang minta diganti setelah mengalami masalah pada kakinya. Pergantian Beckham pun cukup berhasil, apalagi menurut Bojak banyak pemain bagus di bangku cadangan.

“Saya pikir dia (Beckham) mengalami kram. Alasannya karena dia berlari terus, dia bermain bagus, banyak berlari dan kemudian mendapat benturan. Tapi karena saat ini kami punya banyak pemain bagus di bangku cadangan, saya selalu bilang jika seseorang merasa tidak siap karena alasan apa pun dan ingin keluar, biarkan saja,” cetus Bojan.

“Apalagi hari ini dia dan Bergi (Berguinho) bekerja sangat keras di sisi sayap. Dan saya pikir dua pemain lain yang masuk, Saddil Ramdani dan Uilliam Barros, juga tampil baik. Kami memiliki pemain yang bagus untuk melakukan rotasi,” pungkas Bojan.

Jumpa Luhut, KADIN Minta Pemerintah Beri Relaksasi Ke Pengusaha

By On Mei 04, 2026

 


sekilasdunia.com - Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie mengaku telah bertemu dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. Pertemuan tersebut, katanya, dimanfaatkan untuk menyampaikan berbagai aspirasi pelaku usaha di tengah tekanan ekonomi global.

"Pagi kami bertemu dengan Ketua DEN, Pak Luhut. Kami mengatakan analoginya, kalau pengusaha itu ayam, ayam petelur. Ini lagi stres sejak perang, lagi takut," kata Anindya dalam acara Rakornas Kadin Indonesia di Jakarta, Kamis (30/4/2026).

Menurut Anindya, DEN memiliki posisi strategis sebagai penghubung antara dunia usaha dan pemerintah. Lembaga ini dinilai mampu menjembatani berbagai masukan karena perannya dalam merumuskan rekomendasi kebijakan ekonomi kepada Presiden.

"Dewan Ekonomi Nasional adalah think tank daripada Pak Presiden atau pemerintah. Jadi ini kami sampaikan supaya menjadi pertimbangan untuk nanti bersama-sama memberikan masukan pada pemerintah," ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, ia mengatakan pihaknya membawa sejumlah usulan relaksasi agar pelaku usaha mendapat ruang bernapas di tengah ketidakpastian global. Salah satu yang disorot adalah keringanan di sektor pembiayaan dan perpajakan.

"Mungkin usul kami ya pertama berikanlah ini napas. Napas itu seperti apa? Ini contoh saja, napasnya ya berikanlah kelonggaran-kelonggaran di sana-sini. Misalnya relaksasi kredit, bayar bunga dulu tapi pokoknya bertahap. Lalu penangguhan pajak BBM, lalu juga penangguhan pajak ekspor. Nah ini untuk istilahnya memberi napas ayam-ayam petelur ini. Ini kita semua," ucap dia.

Selain relaksasi, Kadin juga menilai masih banyak hambatan di sektor perdagangan dan industri yang perlu segera diselesaikan. Mulai dari kemudahan ekspor, kepastian perizinan seperti Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB), hingga penyesuaian aturan larangan dan pembatasan (lartas).

"Lalu juga kita ingin buka sumbatan. Supaya kita bisa istilahnya mulai sedikit ofensif," kata Anindya.

Ia menekankan pentingnya sinyal kuat dari pemerintah untuk menjaga optimisme pelaku usaha, khususnya terkait arah kebijakan investasi dan perdagangan. Kepastian regulasi dinilai krusial agar dunia usaha tetap percaya diri dalam mengambil langkah ekspansi.

Kendati demikian, Anindya mengatakan Kadin tidak menuntut seluruh usulan tersebut harus diakomodasi. Yang terpenting, menurutnya, pemerintah dapat memahami kondisi riil yang tengah dihadapi pelaku usaha.

"Kadin sebagai mitra strategis tentu memberikan masukan yang ada dari dunia usaha. Tidak semuanya perlu dituruti, tapi paling tidak dicarikan jalan dan dimengerti nuansanya. Jadi tadi kita bilang bagaimana caranya yang pertama diberikan nafas ya kan, supaya kita bisa beratur strategi," pungkasnya.

 Pemerintah Resmi Batasi Outsourcing Hanya Di 6 Bidang Pekerjaan Saja

By On Mei 04, 2026

sekilasdunia.com - Pemerintah resmi membatasi pekerjaan alih daya (outsourcing) hanya pada enam bidang pekerjaan. Pembatasan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pekerjaan Alih Daya yang diteken oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli pada Kamis (30/4/2026). 

"Permenaker ini merupakan tindak lanjut atas Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 168/PUU-XXI/2023 yang mengamanatkan adanya pembatasan pekerjaan alih daya," ujar Yassierli Kamis kemarin.

Permenaker baru bertujuan memberikan kepastian hukum, memperkuat perlindungan hak pekerja/buruh, serta tetap menjaga keberlangsungan usaha. Dalam aturan ini, pemerintah secara tegas membatasi jenis pekerjaan alih daya hanya pada enam bidang tertentu.

Enam pekerjaan yang boleh mempekerjakan outsourcing sebagai berikut: 1. Layanan kebersihan 2. Penyediaan makanan dan minuman 3. Pengamanan 4. Penyediaan pengemudi dan angkutan pekerja 5. Layanan penunjang operasional 6. Pekerjaan penunjang di sektor pertambangan, perminyakan, gas, dan kelistrikan.

Selain itu, Permenaker 7/2026 memerintahkan perusahaan pemberi kerja yang menyerahkan sebagian pekerjaan kepada perusahaan alih daya wajib memiliki perjanjian tertulis. Perjanjian tersebut sekurang-kurangnya memuat jenis pekerjaan yang dialihdayakan, jangka waktu, lokasi kerja, jumlah pekerja, perlindungan kerja, serta hak dan kewajiban para pihak.

Di sisi lain, perusahaan alih daya juga wajib memenuhi seluruh hak pekerja sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, antara lain terkait upah, upah lembur, waktu kerja dan istirahat, cuti tahunan, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), jaminan sosial kesehatan dan ketenagakerjaan, tunjangan hari raya keagamaan, hingga hak atas pemutusan hubungan kerja (PHK).

Permenaker ini juga mengatur sanksi bagi perusahaan pemberi kerja maupun perusahaan alih daya yang tidak memenuhi ketentuan yang telah ditetapkan. Pemerintah mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mematuhi regulasi ini secara konsisten dan bertanggung jawab, sehingga seluruh pekerja/buruh dapat terlindungi dan mendapatkan kepastian hukum. Permenaker terbaru ini diterbitkan dalam rangka menyambut Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026 yang jatuh pada Jumat besok. 

"Regulasi ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam memastikan praktik alih daya berjalan lebih adil dan memberikan perlindungan yang jelas bagi pekerja," kata Yassierli.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah dikabarkan akan mengumumkan aturan baru soal outsourcing atau sistem alih daya dalam ketenagakerjaan.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengaku sudah mendapat bocoran dari pemerintah soal aturan yang baru. Dalam aturan baru nanti, praktik outsourcing yang saat merujuk kepada Undang-undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja disebut akan berubah.

"Dulu semua pekerjaan boleh di-outsourcing-kan, tidak ada batas waktu di Omnibus Law. Saya mendengar kabar dan sudah bertemu langsung dengan pemerintah, (nantinya) akan dibatasi lima jenis pekerjaan," ujar Andi Gani dalam konferensi pers di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/4/2026). 

"Jadi akan dibatasi jenis pekerjaannya. Akan dibatasi tahun bekerjanya," tegasnya. 

Berdasarkan informasi dari pemerintah, nantinya regulasi outsourcing akan kembali merujuk UU Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Aturan baru outsourcing merupakan realisasi dari janji Presiden Prabowo Subianto atas keluhan buruh pada peringatan May Day 2025. Kata Andi Gani, aturan Kemenaker akan terbit lebih dulu untuk mengisi kekosongan aturan soal outsourcing setelah ada perubahan nantinya.

Setelah itu, perubahan aturan outsourcing juga akan dimasukkan dalam UU Ketenagakerjaan baru yang saat ini masih dalam proses legislasi. 

"Saat ini outsourcing kan masih ikut yang Undang-Undang Omnibus Law kan. Akhirnya banyak pelanggaran-pelanggaran," tuturnya.

"Akhirnya Presiden mengambil langkah cepat, bikin Kepmenaker dulu sampai kita menyusul di UU Ketenagakerjaan," lanjut dia. Dengan begitu, tidak akan lagi ada outsourcing yang melampaui batas waktu tertentu.

 Presiden Prabowo Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Fase Ke-2 Senilai Rp.116 T

By On April 30, 2026

sekilasdunia.com - Presiden Prabowo Subianto baru saja meresmikan dimulainya pembangunan alias groundbreaking 13 proyek hilirisasi fase ke-2 dengan total nilai investasi diperkirakan mencapai Rp 116 triliun.

Peresmian acara peletakan batu pertama atau groundbreaking 13 proyek hilirisasi ini dilakukan di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026). Selain di Cilacap, peresmian juga dilakukan secara serentak di beberapa lokasi, termasuk Cilacap, Jawa Tengah dan Tanjung Enim, Sumatra Selatan.

Acara peresmian ini juga turut dihadiri oleh sejumlah pejabat negara, antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, serta Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Menteri Investasi dan Hilirisasi dan CEO Danantara Rosan Roeslani beserta pejabat Danatara lainnya juga turut hadir dalam acara peresmian ini, antara lain Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria dan CIO Danantara Pandu Sjahrir.

CEO Danantara Rosan Roeslani menyampaikan kepada Presiden bahwa peresmian groundbreaking kali ini merupakan lanjutan dari fase pertama di 11 titik yang telah dilakukan pada 6 Februari 2026 lalu.

Dari 13 proyek yang mulai pembangunannya hari ini, Rosan menyebut, 5 proyek di antaranya berasal dari sektor energi, termasuk peningkatan kapasitas kilang Bahan Bakar Minyak (BBM) dan tangki BBM.

Rosan membeberkan, lima proyek di sektor energi tersebut antara lain:

1. Kilang Gasoline (bensin) di Cilacap, Jawa Tengah

2. Kilang Gasoline (bensin) di Dumai, Riau

3. Tangki Operasional BBM di Palaran, Kalimantan Timur

4. Tangki Operasional BBM di Biak, Papua

5. Tangki Operasional BBM di Maumere, Nusa Tenggara Timur.

Rosan menyebut, pembangunan fasilitas kilang bensin di Dumai dan Cilacap ini akan menghemat impor BBM sekitar US$ 1,25 miliar per tahun atau setara Rp 21,5 triliun (asumsi kurs Rp 17.255 per US$).

"Memang dalam groundbreaking ini kalau kita lihat dari 13 itu ada 5 proyek di sektor energi, yaitu pembangunan fasilitas kilang gasoline di Cilacap, Dumai dalam rangka memperkuat ketahanan energi dan mengurangi ketergantungan impor BBM. Dari pembangunan Cilacap dan Dumai ini, ini akan mengurangi impor kurang lebih 1,25 miliar dolar per tahunnya," tuturnya dalam memberikan laporan kepada Presiden Prabowo saat acara peresmian groundbreaking di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026).

"Dan juga tentunya seperti yang tadi kami sempat paparkan, pembangunan ketahanan energi bahan bakar desa, BBM di Maumere, Palaran, dan juga di Biak untuk ketahanan pangan ketahanan energi di bagian Timur," ujarnya.

Dia menjelaskan, seperti arahan Presiden Prabowo, pihaknya berupaya agar BUMN bisa menjadi katalisator transformasi ekonomi nasional.

"Karena amanat kami adalah menciptakan nilai tambah, mengoptimalkan aset, menciptakan efisiensi dan tentunya sebagai investasi negara untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi rakyat Indonesia," tuturnya.

"Dan semua ini tentunya kami lakukan dengan akuntabel, efisien, dan berorientasi pada hasil yang terukur dan terstruktur, Bapak Presiden. Dan tentunya ini bisa kita berjalan, ini bisa tumbuh sesuai dengan apa yang kita rencanakan apabila kita melakukan sinergi yang kuat dan utuh dari semua pemangku kepentingan baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN pelaksana, aparat penegak hukum, serta seluruh pemangku kepentingan yang ada di Indonesia ini," tuturnya.

"Dan tentunya sekali lagi, kehadiran Bapak Presiden di tempat ini memberikan semangat yang sangat luar biasa kepada kami untuk bisa menyelesaikan proyek ini pada tepat waktu sesuai yang kita rencanakan. Dan sekali lagi Bapak Presiden, kami akan melakukan ini sebagai awal dari lompatan besar Indonesia sebagai bangsa yang tidak hanya kaya sumber daya alam tetapi juga berdaulat dalam pengolahannya, unggul dalam produksinya, dan sejahtera dalam hasilnya," ucapnya.

"Oleh sebab itu sebagai penutup, kita meyakini bahwa hilirisasi adalah menjadi salah satu mesin kemakmuran Indonesia ke depannya," tandasnya.

Daftar 5 Proyek Hilirisasi Sektor Energi:

- Pembangunan Fasilitas Kilang Gasoline

BUMN Holding: PT Pertamina (Persero)

Lokasi: Dumai (Riau), Cilacap (Jawa Tengah)

* Pengembangan kapasitas kilang gasoline pada fasilitas eksisting RU II Dumai dan RU IV Cilacap dengan total kapasitas 62 MBSD yang ditargetkan onstream pada Q4 2030.

* Proyek ini mensubstitusi impor gasoline hingga 2 juta KL per tahun atau 9,47% gap supply-demand nasional, mendukung pemenuhan Pertamax Series dari produksi domestik, serta menurunkan impor produk sampingan termasuk propylene dan LPG.

* Proyek ini berkontribusi pada penguatan ketahanan energi nasional sekaligus menjaga stabilitas harga energi, yang pada akhirnya mendukung daya beli dan aktivitas ekonomi masyarakat.

- Pembangunan Tangki Operasional BBM

BUMN Holding: PT Pertamina (Persero)

Lokasi: Palaran (Kalimantan Timur), Biak (Papua), Maumere (Nusa Tenggara Timur)

* Pengembangan tiga Terminal BBM di Palaran (37 ribu KL), Biak (46 ribu KL), dan Maumere (70 ribu KL) dengan total tambahan kapasitas 153 ribu KL, meningkatkan kapasitas penyimpanan nasional sebesar 3,1%.

* Dijalankan oleh Pertamina Patra Niaga dan ditargetkan onstream atau beroperasi bertahap pada 2027 (Maumere) dan 2028 (Palaran, Biak).

* Proyek ini memperkuat keandalan distribusi energi, khususnya di wilayah Indonesia Timur, sehingga mendorong pemerataan pembangunan dan memperkecil kesenjangan harga antarwilayah.

 Menteri PPPA Usul Soal Gerbong KRL Khusus Perempuan, Akhirnya  Minta Maaf

By On April 30, 2026

sekilasdunia.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan permintaan maaf atas usulannya soal gerbong KRL khusus perempuan dipindah ke tengah. Ia menyadari usulannya itu kurang tepat dan menekankan bahwa keselamatan merupakan prioritas tanpa memandang gender laki-laki maupun perempuan. 

"Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, khususnya kepada para korban dan keluarga korban yang merasa tersakiti atau tidak nyaman atas pernyataan tersebut," ujar Arifah dalam keterangannya yang diunggah akun Instagram Kementerian PPPA, Rabu (29/4/2026) malam. 

"Kita semua sepakat bahwa keselamatan seluruh masyarakat adalah prioritas nomor satu, baik perempuan maupun laki-laki," sambungnya.

Dalam usulannya itu, tidak ada maksud dari Arifah untuk mengabaikan keselamatan penumpang KRL lainnya. 

"Saya memahami bahwa dalam situasi duka seperti ini, yang menjadi fokus utama adalah keselamatan, penanganan korban, serta empati kepada seluruh keluarga yang terdampak," ujar Arifah. 

Saat ini, prioritas utama pemerintah adalah memastikan penanganan terbaik bagi seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka.

Ia menyampaikan arahan Presiden Prabowo Subianto bahwa seluruh proses penanganan dilakukan secara cepat, adil, dan menyeluruh. Pihaknya hadir untuk memastikan hak korban dan anak-anak yang ditinggalkan orangtuanya dalam tragedi ini tidak terabaikan. 

"Kami sangat berduka atas jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa ini. Kementerian PPPA berkomitmen memberikan pendampingan psikologis, perlindungan, serta dukungan yang diperlukan, khususnya bagi anak-anak dan keluarga korban yang mengalami trauma akibat peristiwa ini," ujar Arifah. 

"Mari kita bersama-sama memusatkan perhatian kepada penanganan korban, doa, serta upaya perbaikan sistem keselamatan transportasi publik agar tragedi serupa tidak kembali terjadi. Keselamatan seluruh penumpang harus menjadi prioritas tertinggi dalam setiap kebijakan transportasi ke depan," sambungnya.

Sebelumnya, Arifah mengusulkan agar gerbong khusus perempuan dipindah ke tengah rangkaian kereta. Usulan itu muncul setelah insiden kecelakaan menimbulkan korban jiwa, termasuk penumpang di gerbong perempuan yang selama ini berada di bagian ujung kereta.

"Jadi yang laki-laki di ujung. Yang depan belakang itu laki-laki, jadi yang perempuan di tengah," ujar Arifah di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Selasa (28/4/2026). 

Menurut Arifah, posisi gerbong di bagian depan dan belakang memiliki risiko lebih tinggi saat terjadi tabrakan. Meski demikian, ia menegaskan usulan tersebut masih bersifat awal dan belum dibahas lebih lanjut.

 Borneo FC Samarinda Gusur Persib Bandung Dari Puncak Klasmen BRI Super League

By On April 30, 2026

sekilasdunia.com -  Borneo FC Samarinda meraih kemenangan penting pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026. Pesut Etam menang 1-0 di kandang Persik Kediri, Rabu (29/4/2026) sore WIB. 

Koldo Obieta menjadi satu-satunya pencetak gol kemengan Borneo FC Samarinda di Stadion Brawijaya, Kediri, sore ini. Obieta memanfaatkan dengan baik assist manis dari Mariano Peralta ketika laga berjalan 55 menit.

Persik Kediri memberikan perlawanan yang luar biasa pada laga kali ini. Dalam beberapa kesempatan, kiper Borneo FC Samarinda, Nadeo Argawinata dipaksa melakukan penyelamatan.

Hingga akhir pertandingan, Persik Kediri gagal menyamakan kedudukan. Borneo FC Samarinda pun meraih tiga poin krusial di Kediri.

Kemenangan ini sangat krusial bagi Borneo FC Samarinda. Tim asuhan Fabio Lefundes itu kini naik ke puncak klasemen sementara BRI Super League 2025/2026. Mereka menggusur Persib Bandung dari posisi puncak.

Borneo FC Samarinda mengoleksi 69 poin dari 30 pertandingan. Pesut Etam unggul tiga poin atas Persib Bandung yang kini ada di posisi kedua.

Persib Bandung baru akan memainkan pertandingan pekan ke-30 BRI Super League 2025/2026 di kandang Bhayangkara FC, Kamis (30/4/2026) malam WIB.

Susunan Pemain :

Persik Kediri (4-2-3-1): Leo (Kiper), Sanjaya, A. Hehanussa, Firly, R. Hehanussa (Belakang), Garcia, Bayu, Gomez, Fereirra, Luna (Tengah), Enrique (Depan).

Pelatih: Marcos Reina

Borneo FC Samarinda (4-2-3-1): Nadeo (Kiper), Alfharezzi, Komang, Nduwarugira, Caxambu (Belakang), Pakpahan, Hirose, Kaio, Villa, Peralta (Tengah), Obieta (Depan).

Pelatih: Fabio Lefundes

 Dirut KAI Pastikan Akan Tutup Perlintasan Liar Tak Penuhi Syarat

By On April 30, 2026


sekilasdunia.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan tak akan memberi toleransi perlintasan sebidang liar. KAI memastikan akan menutup perlintasan liar tersebut jika tak memenuhi syarat.

Dirut PT KAI Bobby Rasyidin mengatakan, sejauh ini, ada 1.800 perlintasan sebidang liar yang teridentifikasi. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pihaknya akan melakukan peningkatan syarat keselamatan.

"Kami sudah mendapatkan arahan kemarin berdua dengan Pak Menteri dari Presiden langsung, bahwa dari 1.800 perlintasan yang kita identifikasi jenisnya seperti ini, itu akan kami lakukan peningkatan atau pemenuhan syarat-syarat dan keselamatan. Baik itu dalam memasang flyover atau memasang palang pintu yang bersistem yang ada sistemnya," ungkap Bobby saat konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu (29/4/2026).

Pihaknya, kata dia, tak akan menoleransi perlintasan sebidang liar. Dia mengatakan akan menutup perlintasan sebidang liar yang tak memenuhi syarat.

"Untuk keselamatan, tidak ada kompromi seperti yang saya sampaikan tadi. Tidak ada toleransi, tidak ada kompromi. Kita sudah lihat, sedikit saja aspek keselamatan terganggu, sedemikian banyak korban yang berjatuhan. Maka kami hanya akan melihat dari dengan Pak Dirjen KA juga kami hanya akan melihat memenuhi persyaratan apa tidak. Jika tidak memenuhi persyaratan, maka kami akan tutup," tutur Bobby.

"Ormas, seperti yang saya sampaikan tadi, selama itu tidak memenuhi syarat-syarat untuk menjamin keselamatan, maka kami harus tutup. Apakah menutup itu dengan jalur hukum, maka kami akan tempuh," imbuhnya.

Sebagai informasi, KA Argo Bromo Anggrek menabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam. Peristiwa itu menyebabkan 16 orang meninggal dunia dan 88 orang terluka.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *